Batubara berasal dari sisa tumbuhan yang telah tertimbun di dalam tanah pada jangka waktu yang lama sampai ratusan juta tahun dan telah mengalami proses-proses kimia dan fisika sehingga berubah menjadi batubara yang kita kenal sekarang. Di negara-negara Korea, Cina dan Eropa, briket batubara sebagai bahan bakar untuk rumah tangga sudah sangat populer, baik untuk keperluan masak maupun untuk pemanas ruangan. Batubara umumnya apabila dibakar secara langsung akan berasap dan berbau. Ini berasal dari zat terbang atau volatile matter dan belerang yang tidak terbakar secara sempurna. Untuk menghindari masalah tersebut sebelum di briket, batubara dikarbonisasi atau di Bentuk dari briket batubara bermacam-macam tergantung dari bentuk cetakannya : ada yang berbentuk silinder, kubus, segi empat, segi delapan, dan sebagainya. Untuk briket yang berukuran besar (honey comb atau sarang tawon) harus berlubang-lubang supaya mudah dibakar. Briket yang pertama kali dimasyarakatkan berbentuk seperti telur, jengkol, bantal, atau tiram yang ukurannya kecil. Briket tipe ini dapat dipergunakan oleh segala jenis anglo, jadi sangat luwes dan mudah dalam penanganannya. Briket tipe ini sarang tawon pembakarannya dari atas ke bawah. Bahan bakunya berupa batubara tanpa atau sebagian saja dikarbonisasi. Bahan-bahan lain perlu ditambahkan agar zat terbangnya dapat terbakar sempurna. Spesifikasi dari Briket Batubara
Pemakaian briket tipe telur hampir sama dengan arang kayu, tetapi setelah menyala, suhunya lebih tinggi dan pembakarannya lebih lama, sehingga lebih hemat. Susun satu lapisan briket di atas saringan, pada lapisan tersebut bakar bahan penyulut secukupnya. Setelah membara, tambahkan lagi briket, disesuaikan dengan lamanya waktu memasak yang dibutuhkan, lakukan pengisapan secara terus-menerus sampai bara briket yang dihasilkan dirasa suhunya cukup untuk dipergunakan. Anglo harus diletakkan di temapat yang agak tinggi dan pintu/jendela udara yang terletak di bawah anglo harus terbuka lebar, agar sirkulasi udara berjalan lancar. Penyalaan Briket Tipe Sarang Ambil briket sarang tawon dengan penjepit atau jari kelingking yang dimasukkan pada salah satu lubang briket, letakan pada ruangan pembakaran dengan posisi penyulut menghadap ke atas. Nyalakan dengan korek api bagian penyulut tersebut. Secara spontan nyala akan merambah ke seluruh bagian penyulut dan selanjutnya secara perlahan. Nyala akan merambat ke bagian inti briketnya dari atas ke bawah. Anglo dapat digunakan untuk memasak setelah bahan penyulut terbakar sempurna dan sebagian besar inti briketnya terbakar.
Untuk briket tipe telur anglo perlu dikipasi, setelah kurang lebih 10 menit, anglo dapat digunakan untuk memasak. Untuk mengatur panas/nyala, gunakan jendela/pintu udara : dibuka lebar untuk pemanasan yang maksimum dan disempitkan untuk pemanasan minimum. Untuk penghematan, gunakan briket sesuai kebutuhan. Pemadaman nyala dapat dilakukan dengan menutup rapat/jendela dan bagian atas anglo (dengan penutupan) atau mengambil satu persatu briket (khususnya yang tipe telur) yang menyala dengan penjepit kemudian dibenamkan ke dalam pasir atau abu briket batubara.
Selain itu pemakaian briket Batubara akan menunjang program Pemerintah dalam :
|
* Pengolahan data bisa menggunakan SPSS, EVIEWS, STATA, INPUT OUTPUT, PAYTHON, OXMETRICS, AHP EXPERT CHOICE, R PROJECT, AMOS, LISREL, SAS, MINITAB, MATHLAB, dll * Didukung tenaga profesional yang berpengalaman dan kompeten * Harga bersaing * Kualitas dan akurasi dijamin * Dapat dibimbing * Termasuk interpretasi dan analisa hasil
Memasak menggunakan briket arang
PROYEK PEMASYARAKATAN BRIKET
UNTUK INDUSTRI KECIL
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment